KERATON Magnet Budaya & Wisata



Sebagai salah satu situs bersejarah, keraton-keraton di Cirebon dan benda-benda kuno yang dimilikinya mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama turis asing yang ingin mengenal lebih jauh sejarah Nusantara. Apa yang dimiliki keraton-keraton di Cirebon itu pun disadari oleh pemerintah sebagai salah satu potensi wisata yang harus diperhatikan dan dikembangkan, untuk dapat memberikan sumber pendapatan bagi daerah.

Upaya yang sudah dilakukan, antara lain digelarnya seminar dengan tema " Keraton-Keraton Sebagai Magnet Budaya dan Pariwisata Jawa Barat " pada tanggal 3 Maret 2010, uapaya ini dimaksudkan untuk menggali lebih banyak lagi gagasan dan saran yang dibutuhkan agar kerato-keraton di Cirebon dapat betul-betul menjadi magnet budaya dan pariwisata di Jawa Barat, namun sepertinya seminar ini belum ditindaklanjuti dengan realisasi apapun sebagai follow up-nya.

Sebagaimana diakui Ratu Raja Arimbi Nurtina, ST dari Keraton Kanoman Cirebon, bahwa belum ada follow up dari seminar tersebut. ia berharap, antar keraton-keraton dan pemerintah dan keraton dengan masyarakat, sebab dengan dijadikannya keraton sebagai cagar budaya, berarti keraton itu bukan lagi cuma milik keluarga dan kerabatnya, tetapi juga milik pemerintah dan masyarakat, karena itu dibutuhkan adanya sinergitas antara keraton, pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan keraton sebagai magnet budaya dan wisata di Jawa Barat.

Ratu Arimbi sendiri menyadari, untuk menjadikan keraton sebagai magnet budaya dan wisata tidak cukup hanya mengandalkan bangunan-bangunan dan benda kuno yang ada di keraton, tetapi harus pula diisi dengan pagelaran-pagelaran seni tradisional Cirebon, berikut pagelaran-pagelaran tradisi yang dulu pernah ada di keraton-keraton Cirebon. namun untuk merealisasikannya terbentur kendala biaya, karena itulah Ratu Arimbi mengharapkan adanya sinergitas untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan budaya serta kepariwisataan di Kota Cirebon ini.

Ratu Arimbi berharap juga kepada Pemerintah Kota Cirebon bahwa Pasar Kanoman yang letaknya menutupi keraton agar dibenahi dan menata kembali pasar tersebut, sehingga tidak mengganggu fungsi keraton sebagai potensi wisata, dan dapat memberikan akses jalan masuk bagi pengunjung yang ingin datang ke Keraton Kanoman.

@ dari berbagai sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibu Hj. Apriani Dinni Siti Nurbaini, M.Pd.I, Penerapan Pemimpin Transformasional Kepala Sekolah