Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 15, 2010

Jenjang Pendidikan Anggota Dewasa

Gambar
Pendidikan dan Latihan untuk Anggota Dewasa merupakan bagian dari proses pembinaan anggota dewasa yang secara garis besar terdiri atas kursus, pertemuan dan kegiatan. Kursus Pembina Pramuka Mahir adalah kursus yang diperuntukkan bagi Pembina Pramuka, yaitu anggota dewasa yang langsung membina peserta didik. Kursus ini terdiri atas dua jenjang yaitu: 1) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) KMD adalah jenjang pertama Kursus Pembina Mahir. Peserta KMD adalah anggota dewasa yang akan membina anggota muda di Gugusdepan. Setelah lulus KMD, seorang pembina diharuskan mempraktekkan dan mengembangkan pengetahuan yang diperolehnya, guna mendapatkan pengalaman membina di Gugusdepan dalam program pemantapan dasar. Mereka yang telah menyelesaikan pemantapan dasar dapat mengikuti kursus tahap berikutnya. 2) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) KML adalah jenjang kedua Kursus Pembina Pramuka Mahir yang dititikberatkan pada praktek membina satuan. Peserta KML adalah lulusan

Peletakan Batu pertama Masjid Nurul Ilmi

Gambar
Penataan ulang jelang perubahan menjadi universitas negeri, terus dilakukan Unswagati. Salahsatunya dengan membangun sebuah masjid. Diberi nama Masjid Nurul Ilmi Unswagati, kemarin (11/8) digelar peletakan batu pertama sebagai tanda mulai dibangun. Hadir dalam kesempatan tersebut civitas akademika Unswagati Cirebon, Ketua BKPP H Ano Sutrisno MM, unsur Muspida Kota Cirebon, Ketua MUI Kota Cirebon Drs H Solichin Uzer, Ketua Yayasan Swadaya Gunung Jati H Asep Jazuli, Rektor Unswagati Dr H Djakaria Machmud SE MM MSi, serta 90 anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Rektor Unswagati Dr H Djakaria Machmud SE MM MSi dalam sambutannya mengatakan, awal ramadan adalah hari baik untuk melakukan sesuatu meraih iman dan taqwa kepada Allah SWT. Menurutnya, masjid adalah sebaik-baik tanah Allah yang di dalamnya terdapat corong agama dan sumber pengetahuan Islam. “Kami terdorong untuk membangun masjid yang representatif. Kegiatan mahasiswa tidak maksimal di masjid yang sekarang ini di belakang kampus. Masya

Kopi Khas Arab di Masjid Merah Panjunan

Gambar
Masjid Merah Panjunan adalah masjid peninggalan dari wali Islam. Ada keunikan yang bisa ditemukan di Masjid Merah saat bulan puasa ini. Misalnya, Dewan Kemakmuran Masjid sengaja menyajikan kopi khas arab gahwe. Tradisi ini hampir tiap tahun dilakukan, terutama bagi mereka dari luar dan dalam kota yang dalam kondisi berpuasa. “Tradisi lainnya, misalnya ramadan, dari luar kota maupun dalam kota, saat berbuka puasa, Ketua DKM, Habib Abdrurachman Alchaf, menyajikan kopi arab gahwa alias kopi jahe khas Arab,” kata Mulani, warga Gg Anjunan II. Tradisi ini juga, akan terus dilestarikan, mengingat masjid merah sering menjadi bidikan para palancong yang singgah di Kota Cirebon. Selain kopi arab, keluarga besar di sini sering secara sukarela menyediakan aneka kue kering untuk mereka yang datang atau sekadar salat magrib. “Memang tradisi keluarga besar tetangga terdekat masjid merah ini, menyediakan kue dan kopi untuk dinikmati saat berbuka,” kata dia. Selain menikmati kopi, DKM juga bisa melih