Rambut Pendek Adikku


Senja seperti biasa menyambut malam
HP ditangan slalu dipegang
Kopi hitam kental terhidangkan
Menikmati senja penuh tantangan


Aplikasi Medsos menjadi santapan
Tidak petang malam maupun siang
Smua orang menjadi.ketergantungan
Bgitu jg aq seperti.mabok.kepayang

Olaaalaaaaahhh aq kaget melayang
DP BBM adikku tersayang ada yg hilang
Rambut panjangmu.kau.potong sedang
Membuat aq pangling saat memandang

Wajah bulatmu semakin bundar
Rambut pendekmu kini terpancar
Pada siapapun yg memandang
Pasti akan berdenyut kencang

Namun sayang rambutmu mahkotamu
Panjang pendek tetap tak bisa dipandang
Karena rambutmu berselimut slendang
Bukti adikku ada jiwa yg patuh

Paham akan tatapan tiada setuju
limpahkan ke gadis yang sendu
Gunting beraksi membabat perindu
bersemangat begitu demi.memandu

Awalnya aq tak setuju
Melihat potongan sependek itu
Mengingatkan sang ibu di Bumiayu
Kau berjuang tak pedulikan sembilu

Tetap semangat walau jauh dari.ibu
Ada kakak yang selalu memandu
Berjuang bersama dengan tanpa ragu
Demi masa depan dan impian ibu.

Kini dibaju Pramukamu terpasang TKU
Bukti keseriusan untuk menjadi pandu
Pandu untuk diri dan keluargamu
Karena kedepan ada hal yg di tujuh




Puisi ini sebagai hadiah ultah kakak
Buat adikku Sri Puji Lestari
#scouttodayleadertomorrow

#putusally09052017
#kavling1309
#ancuTD

***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosesi Nuju Bulanan sebagai Bagian dari Budaya

Solusi Menciptakan " GOOD GOVERNMENT "

SEJARAH PERKEMBANGAN TRADISI NADRAN DI CIREBON