Kota Cirebon Ibukota Provinsi Jabar... Asli bli ?

Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bamus) Jabar menyetujui rencana pemindahan Ibu Kota Provinsi Jabar dari Kota Bandung ke Kota Cirebon. Penempatan pusat pemerintahan dan ekonomi di Pesisir Utara membuat potensi Sunda semakin terkelola baik. "Setuju. Sesuai dengan perencanaan Belanda, semua ibu kota di Pesisir Utara.

Sekarang urat nadi ekonomi dalam bentuk jalan tol telah terbentuk, maka segitiga pertumbuhannya akan membuat Sunda lebih terkelola," ujar Sekretaris Jenderal Bamus Jabar Andrie Kantaprawira kepada INILAH.COM saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (27/7/2012).


Dia mengakui, usulan pemindahan ibu kota ke Kota Cirebon pernah diduskusikan oleh Bamus jabar sekitar 1,5 tahun lalu dengan pemikiran tata ruang Prof Djumhana Purwanegara. "Makalah Prof Djumhana adalah ada baiknya kembali ke tata ruang Belanda dimana semua ibu kota provinsi di Jawa-Bali berada di Utara, misalnya Surabaya, Semarang, Jakarta, Banten. Posisi Jabar telah cocok karena jalan tolnya telah tersambung lebih awal ditambah rencana lapangan terbang di Majalengka serta pelabuhan di Karawang dan Cirebon semakin klop.

Memindahkan ibu kota akan mempertegas tata ruang," tegasnya. Andrie menyatakan, berdasarkan kajian memang sebaiknya semua ibu Kota provinsi Jawa-Bali berada semua di Pesisir Utara. "Kalau rencana ini jadi, komposisinya sebagai berikut, Jabar utara sebagai zona industri dan dagang utama sejak zaman pajajaran, Jabar tengah pusat pendidikan, dan Jabar selatan sebagai pusat agraria," ucapnya. Sementara dari sisi budaya, ujar dia, antara elit Cirebon dan elit Priangan ada trah keluarga.

Kalau merasa satu turunan maka secara teknokratik akan memperjelas pembagian tata ruang. Tujuan akhir yaitu membuat lebih sejahtera rakyat dan membuat tatakelola wilayah lebih baik dapat terwujud. "Imah kuwu sangkan walangsungsang cakrabuana putra sulung raja pajajaran dari subalarang masih keluarga.

Jadi dimana saja ibu kota provinsi tidak masalah. Cari kesamaan pemikiran akan membangun persamaan budaya sebagai urang Sunda pantai," paparnya.[jul]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibu Hj. Apriani Dinni Siti Nurbaini, M.Pd.I, Penerapan Pemimpin Transformasional Kepala Sekolah