Aku dan Puisiku


Aku dan Puisiku
Aku berdiri bersandar di tembok ini…
Memahami setiap isi bait yang ku temu dan kutuliskan...
Ternyata tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca nya..


Aku dan puisiku...
Aku memang jalang dan tak berharga diri..
Yang selalu mengusik diri dengan api..
Menimba api dengan sayatan mimpi..
Aku tercoreng ke lembah ini…

Dan ini puisiku
Aku terlihat menjadi inti diri…
Menjadi rapi di hari yang sunyi..
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari..
Karena api ku padam di tiup sunyi…
#1309
@14042017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosesi Nuju Bulanan sebagai Bagian dari Budaya

Solusi Menciptakan " GOOD GOVERNMENT "

SEJARAH PERKEMBANGAN TRADISI NADRAN DI CIREBON